15 ATLET PPOP DAN PPOM DKI JAKARTA TRY OUT KE KALTIM

SAMARINDA-Kadispora Kaltim Agus Tianur menerima audensi kontingen Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Mahasiswa (PPLM) dan Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) Cabor Gulat Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi DKI Jakarta di ruang kerjanya, Selasa (29/06/2021).

Disampaikan Indra Ariesto selaku Kabid Keolahraga Dispora DKI Jakarta bahwa maksud dari audensi ini adalah melaporkan terkait kegiatan tryout bersama dengan Tim Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) Gulat dan  Pertandingan Gulat Binaan Terbatas di Kalimantan Timur tahun 2021 yang berlangsung di GOR Gulat Jalan Jakarta II dari tanggal 28 Juni hingga 4 Juli 2021.

Agus menyambut baik kegiatan ini, dimana menurutnya melalui Grand Desain Olahraga Daerah dan Olahraga Nasional sudah mulai serius dengan pembinaan olahraga yang prestasinya bertaraf internasional dan juga yang mempunyai keterkaitan dengan bisnis serta hiburan di masyarakat.

"Jadi kita tidak lagi melakukan pembinaan-pembinaan kepada cabang olahraga yang dalam tanda kutip tidak ada korelasinya lagi dengan pembinaan prestasi di tingkat internasional, karena sekarang itu prestasi dan kemajuan dari pembinaan atlet usia dini terlihat dari seberapa berhasil suatu daerah berprestasi di ajang ajang olahraga yang bertaraf internasional" lanjutnya

Di Indonesia, melalui PPLM pertama kali atlet dibentuk dengan tujuan sebagai tindak lanjut dari pembinaan PPLP, yang dimaksudkan agar atlet dapat terus meningkatkan prestasinya hingga mencapai masa Golden Age (Usia Emas).

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora) sendiri telah menyusun grand design atau desain besar olahraga nasional dalam meningkatkan prestasi olahraga nasional di tingkat internasional. Salah satu muatan dalam desain besar ini adalah menetapkan 14 cabang olahraga (cabor) unggulan yang akan diikutsertakan dalam event olahraga internasional Olimpiade dan Paralimpiade.

“Memang Cabor Gulat tidak termasuk dari 14 cabang olahraga itu, tetapi tidak menutup kemungkinan dengan adanya sistem degradasi yang di terapkan serta dengan pembinaan yang baik bukan tidak mungkin kedepannya bisa bergeser ke cabang cabang olahraga prestasi lainnya,”kata Agus Tianur.

Disampaikan Indra Ariesto kontingen atlet Gulat PPOP DKI Jakarta terdiri dari 1 manajer, 2 official , 1 pelatih, 2 Assisten pelatih, 1 pelatih fisik, 1 Dokter, 1 Paramedis serta 15 Atlet.

Pada kesempatan itu hadir mendampingi Kadispora Kabid Pembudayaan Olahraga Achmad Nasir dan Kasi Olahraga Pendidikan dan Sentra Olahraga, Suriani. (fad/rdi/ppiddisporakaltim)

Baca Juga :