DISPORA KALTIM MULAI LAKUKAN FACT FINDING PEMUDA PELOPOR

SAMARINDA-Berdasarkan Surat Kementrian Pemuda dan Olahraga tentang pemilihan Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Tahun 2021, Dispora Kalimantan Timur terhitung Rabu (28/7/2021) hingga Sabtu (31/7/2021) melakukan fact finding pemilihan pemuda pelopor tahap pertama secara daring.

Pelaksanaan seleksi secara daring ini dilakukan mengingat pemberlakukan PPKM level 4 di 8 Kabupaten dan Kota se Kaltim, sehingga Kadispora Kaltim Agus Tianur bersama ketua Tim Penilai Seleksi Pemuda Pelopor Provinsi Kaltim Hardiana Muriyani memutuskan untuk melakukan penyaringan terhadap 22 proposal pemuda pelopor yang masuk ke tingkat Provinsi.

Adapaun rincian proposal tersebut berasal dari Samarinda  sebanyak 5  proposal, Balikpapan 5 proposal, Bontang 7 proposal, Berau 2 proposal serta Kutai Barat sebanyak 3 proposal.

Mewakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga, Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Hardiana Muriani membuka seleksi secara virtual dan di dampingi oleh Tim Penilai diantaranya dari unsur Perguruan Tinggi masing-masing Suwardi Sagama dari Universitas Islam Negeri Sultan Aji Muhammad Idris Samarinda dan Machnun Uzni dari Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur yang juga selaku Founder Sahabat Misykat Indonesia.

Disampaikan Hardiana adapun aspek pendukung untuk lolos sebagai perwakilan dari masing-masing bidang meluputi aspek kepemimpinan, kreativitas, keuletan, dampak positif terhadap masyarakat dan lingkungan yang ditimbulkan serta aspek pribadi untuk membina dan mengembangkan potensi kepemudaan serta menggali jiwa kepemimpinan dan kepeloporan pemuda yang ada di Provinsi Kaltim.

“Kondisi bangsa kita saat ini sangat membutuhkan kepeloporan pemuda untuk dapat melakukan terobosan bagi upaya mengatasi masalah-masalah yang dihadapi. Secara lebih spesifik kepeloporan pemuda sejatinya merupakan wahana memecahkan pelbagai masalah terkait dengan penguatan nation and character building dan mengatasi masalah sosial kepemudaan lainnya. Di sinilah pemuda diharapkan tampil sebagai garda terdepan untuk memberikan kontribusi efektif, kreatif dan inovatif,”tutupnya.

Selanjutnya secara bergantian sesuai jadwal yang telah ditentukan oleh panitia, peserta calon pemuda pelopor melakukan presentasi di hadapan seluruh tim penilai dengan jadwal untuk hari pertama peserta dari Kota Bontang. Untuk Kamis giliran calon pemuda pelopor asal Kota Balikpapan, dilanjutkan Berau dan kubar di hari Jum’at, serta Kota Samarinda di hari terkahir Sabtu mendatang.

Nantinya akan terpilih satu perwakilan Kaltim untuk satu bidang, yang dilanjutkan dengan terpilihnya 15 Pemuda Pelopor Tingkat Nasional Terbaik di bidangnya sesuai dengan kriteria dan persyaratan yang ditetapkan atau masing-masing 3 pemenang dari 5 bidang kepeloporan yakni bidang Pendidikan, bidang Agama, Sosial, dan Budaya; bidang Pengelolaan Sumber Daya Alam, Lingkungan dan Pariwisata; bidang Pangan dan bidang Inovasi Teknologi

Sebagai catatan, Kaltim pada tahun 2020 lalu mampu mencatakan Juara 1 Pemuda Pelopor  atas nama Sultan Nur Hidayatullah di bidang Sumber Daya Alam (SDA), lingkungan dan pariwisata, serta juara dua bidang agama, sosial, budaya dari Kota Samarinda Rahmad Azazi Rhomantoro. (ba/rdi/ppiddisporakaltim)