JELANG IKN, PEMUDA KALTIM HARUS TINGKATKAN KOMPETENSI DAN KAPASITAS

*Kadispora ajak pemuda Kaltim ikuti program pertukaran pemuda AIYEP

Salah satu tantangan yang harus dihadapi Kalimantan Timur ke depan terutama jelang menjalani perannya sebagai Ibu Kota Negara (IKN) adalah kesiapan kompetensi dan kapabilitas tinggi pemudanya.
Hal ini disampaikan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga provinsi Kalimantan Timur, Agus Tianur saat menjadi pembicara bersama Ikhwan Muja dari Purna Caraka Muda Indonesia (PCMI) Kaltim dalam program Publika TVRI Kalimantan Timur, Kamis  (7/4/2022).
Dalam acara yang mengangkat tema "Jelang IKN, Peran Pemuda Kaltim Dinantikan" itu, Agus Tianur mengatakan bahwa masih terdapat pemuda yang terbuai manja dengan berbagai fasilitas, sehingga lupa membangun kompetensi diri dan jaringan.
"Kalau terlena dan santai di era persaingan yang semakin tinggi ini maka akibatnya ialah mereka mengalami kesulitan saat memasuki persaingan dunia kerja dan profesi, apalagi untuk berfikir menciptakan lapangan kerja. Ini yang harus kita antisipasi. Perlu peran semua pihak dalam membangun kompetensi dan integritas pemuda Kaltim khususnya jelang IKN," jelasnya.
Diirinya pun mengajak untuk membangun budaya berkompetensi sehingga memiliki pola pikir dalam meningkatkan daya saing dan kualitas diri.
"Para pemuda harus mempunyai peran yang besar bagi setiap perubahan-perubahan yang terjadi dilingkungan masyarakat, menjadi teladan yang baik masyarakat dan hal lain yang bersifat produktif, kegiatan positif tersebut tidak dapat dilakukan tanpa adanya spirit besar yang membangun," lanjut Agus Tianur.
Disamping itu, pemuda yang maju adalah pemuda yang memiliki kemampuan inovasi dan kreatifitas yang tinggi. Selain itu, juga mampu mengatasi berbagai persoalan yang dihadapi dan memiliki kompetensi sehingga mampu bertahan dan unggul dalam persaingan global.
"Kaltim memiliki sejumlah pemuda yang berprestasi di tingkat nasional seperti Pemuda Pelopor, bahkan ada juga yang mampu berbicara hingga ke tingkat internasional. Ini artinya pemuda kita mampu, tinggal mau apa tidak menangkap peluang. Ini salah satunya lewat Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) yang lagi dibuka pendaftarannya, seharusnya banyak pemuda Kaltim yang ikut mengambil kesempatan ini," tegas Pria yang pernah menjabat sebagai Kepala Bidang Pemberdayaan Pemuda ini.
PPPAN adalah program dari Kementerian Pemuda dan Olahraga yang bekerjasama dengan negara-negara sahabat. Tahun ini PPAN akan diselenggarakan kembali secara virtual sehubungan dengan pandemi Covid yang belum berakhir.
Agus Tianur pun mengajak pemuda Kaltim mendaftarkan diri pada Seleksi PPAN Kalimantan Timur 2022 untuk Australia-Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP) yang dibuka hingga tanggal 10 April 2022 dengan mengakses link bit.ly/2022PPANKALTIM. (rdi/ppiddisporakaltim)