KADISPORA RESMI TUTUP DIKLAT PASKIBRAKA KALTIM, PESERTA LANJUT ANJANGSANA

Dengan usainya tugas Paskibraka Kaltim 2019 melakukan pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih dengan sukses tanggal 17 Agustus 2019 di Stadion Madya Smepaja, Samarinda, maka pada hari ini, Minggu (18/8), Diklat Paskibraka resmi ditutup.

Penutupan yang berlangsung di Ruang Aula Kantor Dinas Pemuda dan Olaharag provinsi kaltim ini, diikuti seluruh Paskibraka Kaltim 2019 serta Pengurus PAskibraka Indonesia (PPI) kaltim, para pejabat Eselon II dan IV lingkup Dispora KAltim, serta Tim Pelatih yang berasal dari Korem 091/Aji Suryanata dan Polres Kota Samarinda,  serta Tim Kesehatan dai RS. A.W. Syaharanie dan Psikolog.

Kadispora atas nama  Pemerintah Provinsi Kaltim menyampaikan ucapan selamat dan terima kasih atas kesuksesan dari Tim Enggang dan Tim Pesut yang mampu menjalankan tugasnya dengan sempurna dan mendapat apresiasi luar biasa dari seluru tamu undangan yang hadir.

"Sesaat setelah kalian menjalankan tugas, sejumlah pejabat Pemprov kaltim mengucapkkan selamat kepada saya. Saya Sampaikan kepada mereka bahwa yang harus menerima apresiasi itu adalah kalian, adek-adek Paskibraka Kaltim yang menjalankan tugas dengan sempurna baik itu Tim enggang di Pengibaran maupun Tim Pesut di Penurunan. Kemudian terimakasih saya kepada seluruh jajaran Pelatih dan PPI Kaltim yang dari awal pelatihan tak pernah berhenti memberikan arahan, mendampingi dan melatih adek-adek hingga mampu menjalani tugas dengan luar biasa,"ucapnya.

Kadispora pun merasa bangga kepada seluruh tim yang bekerja keras, saling bahu-membahu baik itu Panitia yang dipimpin langsung Kabid Pengembangan Pemuda, Hardiana Muriyani, dari PPI, tim pelatih, tim kesehatan, tim psikolog dan semua yang terlibat.

"Keberhasilan utama adalah Kesuksesan adek-adek paskibraka Kaltim menunaikan tugasnya, namun dmeikian kesuksesan tersebut tak mungkin terwujud tanpa kerjasama, kerja bersama, dan sama-sama bekerja dari semua tim, dari panitia pelaksana, tim pelatih, PPI Kaltim, im kesehatan, serta Tim Psikolog, semua menjalankan perannya dengan sangat baik,"ujarnya.

Kadispora pun berjanji akan memperjuangkan agar Paskibraka Kaltim 2019 mendapatkan penghargaan berupa masuk ke Perguruan Tinggi Negeri di kaltim tanpa tes, nantinya hal ini akan dibicarakan dan ditindaklanjuti dengan rektor Universitas Mulawarman.

"Setiap keberhasilan harus mendapat penghargaan, saya bersama jajaran Dispora Kaltim akan memperjuangkan agar kalian dapat diterima di PTN Kaltim, seperti universitas Mulawarman, kalau bisa tanpa tes, karena kalian telah memberikan yang terbaik untuk Kalimantan Timur. Di samping itu, mulai besok hingga Kamis (22/8) kalian akan berlibur ke Surabaya dan Malang, nikmatilah saat-saat anjangsana tersebut, pengharagaan ini sangat layak kalian terima,"ujarnya yang disambut tepuk tangan Paskibraka Kaltim 2019.

Sembelumnya Ketua PPI Kaltim, Zulfi Fakhroni, menyampaikan terimakasih kepaada Dispora Kaltim dan Pemerintah Provinsi Kaltim yang telah memberikan kepercayaan kepada mereka untuk terus mendampingi Paskibraka Kaltim 2019.

"Kami menyampaikan terimakasih atas kepercayaannya, dan kami mohon maaf apabila selama mendampingi adek-adek ada hal yang kurang berkenan. Sejujurnya kami sempat was-was dengan adek-adek saat bertugas, mengingat banyak sekali hal-hal yang menjadi catatan selama pelatihan, gladi kotor dan gladi bersih, namun kalian membuktikan bahwa kalian memang putra-putri terbaik Kalimantan Timur,"katanya.

Pelepasan tanda peserta diklat oleh Kadispora Kaltim serta penyematan Pin Purna Paskibraka Indonesia oleh Ketua PPI dan Kabid Pengembangan Pemuda, kepada perwakilan Paskibraka 2019, Galih Bagus Pambudi dari Kutai Kartanegara dan Azwa Mulya Putri dari Samarinda, menandai berakhirnya Diklat Paskibraka Kaltim 2019. (rdi)