PLT KADISPORA IMBAU PEMUDA  LIRIK WIRAUSAHA HIDROPONIK

SAMARINDA-Bekerjasama dengan Biro Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Provinsi Kaltim dan AnA HydroFarm Samarinda Seberang, Sinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur menggelar Bimtek Budidaya Hidroponik bagi 25 pemuda.
Kegiatan yang juga diikuti 2 peserta asal Kota Minyak Balikpapan tersebut dibuka  langsung oleh Pelaksana Tugas Kepala Dispora Kaltim, H Muhammad Syirajudin dan tampak hadir mewakili Kepala Biro Kesra, Plt Kabag Pendidikan Kebudayaan Kepemudaan dan Olah Raga Biro Kesra, Hj Rusdiana.
"Hidroponik awal masuk ke Indonesia tahun 1980 yang diperkenalkan oleh Bob Sadino, dimana metode ini merupakan solusi bagi yang tidak memiliki lahan yang cukup untuk menanam tanaman. Dan saat ini telah menjadi cara budidaya tanaman yang komersial,"ujar pria yang akrab disapa Iyad itu.
Perkembangan menanam tanaman dengan menggunakan media air ini lanjutnya, terus berkembang ditambah dengan semakin sempitnya lahan tanam di perkotaan, dimana bisa dilakukan di halaman atau samping rumah, tembok, pagar rumah bahkan di atas kolam ikan.
"Dari yang saya baca di beberapa media, bahwa permintaan sayuran hidroponik saat ini semakin meningkat, ditambah dengan harga sayurannya yang cukup tinggi. Maka peluang bisnis hidroponik di Indonesia telah menjadi salah satu peluang bisnis yang menjanjikan, dan sudah sewajarnya ditangkap oleh kalian para pemuda yang akan menjadi penopang bangsa di masa akan datang,"katanya.
Dirinya pun berharap pemuda Kaltim melirik hidroponik ini sebagai peluang berwirausaha.
Hal tersebut sejalan dengan tujuan bimtek kali ini sebagaimana disampaikan Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Hardiana Muriyani, yakni menumbuhkembangkan minat pemuda agar mau termotivasi  berwirusaha dalam bidang pertanian terutama hidroponik.
"Dapat laporkan bahwa dalam bimtek ini, para peserta diajarkan kiat-kiat dasar dan sederhana hingga nantinya dapat menjadi usaha dengan skala besar,"lapornya.
Dirinya menegaskan dalam situasi pandemi seperti sekarang ini dibutuhkan  kemauan dan tekad yang kuat dari anak muda untuk mencari peluang usaha.
"Dengan mereka mau berwirausaha hidroponik,  manfaat minimal yang dapat mereka rasaka, selain bisa untuk dinikmati sendiri, juga dapat menopang ketahanan pangan keluarga,"pungkasnya.
Para peserta tampak sangat antusias mengikuti setiap materi yang disampaikan oleh Dian dari AnA HydroFarm.
Usai materi, peserta kemudian diajak untuk melihat langsung proses penanaman dan perawatan tanaman hidroponik.
Sebagai informasi salah satu Pemuda Kaltim asal Sanga-sanga atas nama Rizky Kurniawan akan mewakili Kaltim sebagai Pelopor Bidang Pangan, setelah mempelopori penanaman hidroponik di perkarangan setiap rumah dalam upaya mengantisipasi pasca tambang. (rdi)