SIKAPI PANDEMI, DISPORA GELAR BIMTEK DIGITAL MARKETING

SAMARINDA-Menyikapi pandemi Covid 19 yang berimbas pada penjualan baik barang maupun jasa, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim menggelar bimbingan teknis wirausaha muda kabupaten/kota se Kaltim, di Ballroom Harris Hotel Samarinda, Rabu (9/9/2020). Kegiatan ini sebagai upaya pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di Kaltim khususnya pemuda.
 

“Hal ini sejalan dengan Visi dan Misi Kaltim, khususnya Misi Berdaulat Dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Berakhlak Mulia dan Berdaya Saing,” kata Plt Kepala Dispora Kaltim, HM Syirajudin saat memberikan arahan pada pembukan Bimtek.

Pembangunan suatu Negara, kata dia hakikatnya bertujuan untuk meningkatkan kemakmuran masyarakat dan pertumbuhan ekonomi agar stabil. Target utama yang menjadi landasan munculnya program nasional adalah pengentasan kemiskinan dan pengurangan pengangguran.

Pada era globalisasi saat ini, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sangat berkembang pesat. Hampir setiap saat perubahan itu selalu terjadi setiap sektor kehidupan masyarakat sebagai akibat dari pesatnya kemajuan dan perkembangan IPTEK.

“Salah satu upaya yang dilakukan dalam rangka untuk menaggulangi pengangguran adalah melalui Bimtek Wisausaha Muda dengan upaya memberikan pemahaman kepada pemuda agar dapat menggunakan metode pemasaran yang efektif, ” papar Syirajudin.

Dia menambahkan bahwa sektor pemasaran merupakan suatu produk dan jasa yang memiliki daya jangkau yang luas menjadi kunci keberhasilan dalam berwirausaha. Digital marketing menjadi salah satu teori yang diberikan pada Bimtek, karena dapat membantu wirausaha muda dalam memasarkan produknya guna menghemat anggaran dibidang iklan.

"Media yang digunakan dalam pemasaran digital memungkinkan terjadinya percakapan melalui dunia maya, maka batasan ruang dan waktu akan menjadi lebih efektif,  terjadi kedekatan atau keakraban antara penjual dan pembeli," tutup  Syirajudin.

Selanjutnya Ketua Panitia Pelaksana, Nova Fachlevie menyampaikan Bimtek tersebut diadakan mulai dari tanggal 09-11 September 2020 dengan penerapann protokol kesehatan ketat dalam pelaksanaannya, diantaranya menggunakan masker, menjaga jarak antar peserta dengan lainnya dan menyediakan handsanitizer.

Sebanyak 30 peserta dari 9 Kabupaten/Kota minus Kabupaten Mahulu di Provinsi Kaltim yang mengikuti bimtek tersebut dengan penuh semangat.

“Kami juga, menghadirkan pengisi materi yang berkopenten kepada pemuda-pemuda di Kalimantan Timur, mereka pun nantinya bisa memasarkan produk-produk mereka secara online,” lapornya.(rdi)