TERKAIT COVID 19, USTADS LUKMAN HAKIM  LC MINTA UMAT MUSLIM IKUTI SUNNAH RASULULLAH

SAMARINDA-Penceramah Ustads  Lukman Hakim, LC dari Samarinda, mengangkat peristiwa Virus Covid 19 yang tengah melanda dunia, bahkan organisasi Kesehatan Dunia (WHO) resmi mengumumkan wabah Covid-19 sebagai pandemi global pada Rabu (11/3/2020) lalu.


Menurut Ustads  Lukman Hakim, LC dalam ceramah kultumnya pada Senin (16/3/2020) di Masid Al-Intsar Kompleks Stadion Madya Sempaja,  mengutip Sabda Rasulullah ﷺ "Jika kalian mendengar tentang wabah-wabah di suatu negeri, maka janganlah kalian memasukinya. Tetapi jika terjadi wabah di suatu tempat kalian berada, maka janganlah kelian meninggalkan tempat itu," (Hadits Riwayat Bukhari dan Muslim).


"Hal ini memberikan kita pelajaran mengenai metode karantina yang telah diperintahkan Rasulullah ﷺ untuk mencegah wabah tersebut menjalar ke daerah lain. Bahkan pada saat itu untuk memastikan dilaksankannya perintah tersebut, Rasulullah ﷺ mendirikan tembok di sekitar daerah yang terjangkit wabah dan menjanjikan bahwa mereka yang bersabar dan tinggal akan mendapatkan pahala sebagai mujahid di jalan Allah, sedangkan mereka yang melarikan diri dari daerah tersebut diancam malapetaka dan kebinasaan," katanya.


Dirinya juga menyinggung sejumlah masyarakat yang panik kemudian berlebihan dalam menyikapi penyebaran virus ini diantaranya pembelian masker yang berlebihan.

"Kematian adalah sebuah ketetapan. Jika telah datang waktunya, tak satu pun makhluk yang mampu menangguhkannya. Kita harus siap atas segala seuatu yang telah menjadi ketetapan Allah Subahana Wa Ta'ala. Bukankah agama Islam mengajarkan tentang kebersihan, mulai dengan berwudhu, kemudian mnejaga kebersiahan lingkungan dan masih banayk lagi,"tambahnya..

Dikutip dari hadits Rasulullah ﷺ “Jika salah seorang di antara kalian bangun dari tidurnya, janganlah dia memasukkan tangannya ke bejana air sebelum membasuhnya sebanyak tiga kali, karena dia tidak tahu dimana tangannya bermalam.” (HR. Muslim)

Hikmah dari wasiat Nabi Muhammad ﷺ tersebut adalah bahwa sumber penyebaran virus kebanyakan dari tangan dan Nabi melarang seseorang menularkannya kepada orang lain dengan cara menyentuh sesuatu yang bisa diakses oleh khalayak umum dengan tangannya yang belum dicuci.

Dalam Hadits Rasulullah  yang lain "Barangsiapa yang tidur dan di tangannya masih menempel Ghamar (bau daging dan lemak yang masih menempel pada tangan) dan tidak membasuhnya dan dia tertimpa sesuatu, maka janganlah dia menyesali kecuali dirinya sendiri.” (Sunan At Tirmidzi no. 1860).

Menutup ceramahnya Ustads  Lukman Hakim, LC berpesan agar umat islam mencontoh cara Rasulullah dalam melakukan pola hidup sehat sehari hari seperti  berdoa, bersedekah, hingga mengonsumsi buah-buahan seperti kurma ataupun madu menjadi agar terhindar dari berbagai macam penyakit.

"Kurma merupakan salah satu makanan yang dianjurkan oleh Rasulullah untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh,"pungkasnya. (rdi)

Baca Juga :