UJI PETIK EVALUASI PENYUSUNAN JABATAN BAGI ASN 

SAMARINDA-Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim mengikuti uji petik atau evaluasi penyusunan jabatan bagi ASN di lingkup Dispora.
Uji petik yang dilaksanakan di Ruang Aula Dispora Kaltim ini dibuka oleh Sekretaris Dispora Aswanda, Senin (1/9/2020).
Dalam sambutannya Aswanda menyampaikan bahwa dalam proses penyusunan Anjab dan ABK bukanlah hal mudah, karena selelau menemui masalah tersendiri dalam prosesnya ditambah lagi terbatasnya sumber daya aparatur yang menguasai kemampuan penyusunannya.
"Namun demikian kita bersyukur bahwa Kasubbag Umum di Dispora Kaltim juga anggota tim tenaga anjab sehingga penyusunan jabatan banyak dibantu oleh beliau, nah kali ini kita bersama-sama melakukan uji petik, mohon diperhatikan sebaik-baiknya demi kebaikan bersama,"pesannya.
Aswanda berharap jangan sampai setelah uji petik ke depan karena tak mengikuti dan memperhatikan baru ada yang protes. Hal ini menurutnya bukan sesuatu yang baik, karena setiap jabatan yang dipangku yang bersangkutan harus paham betul apa yang dikerjakan sesuai beban kerja berdasarkan tupoksinya tersebut.
"Harus kita pahami bersama bahwa penyusunan Anjab dan ABK adalah implementasi dari Peraturan Kepala BKN Nomor 19 Tahun 2011 tentang Pedoman Umum Penyusunan Kebutuhan Pegawai Negara dan Peraturan Kepala BKN Nomor 12 tentang Pedoman Pelaksanaan Analisis Jabatan, kemudian disesuaikan dengan nomenklatur jabatan pelaksana bagi Pegawai Negeri Sipil dinlingkungan instansinoemerintah sebagaimana diatur dalam Permenpan RB Nomor 41 tahun 2018,"jelasnya.
Sementara Kasubbag Umum Dispora Kaltim, Nurnuthfah Arief menyampaikan penjelasan mengenai masing-masing jabatan serta kelas jabatan per ASN yang nantinya akan menjadi dasar dalam pembayaran tunjangan berbasis kinerja kedepannya.
"Setiap orang akan bertanggungjawab terhadap jabatan yang diembannya, jadi siapa melakukan apa dan apa saja yang harus dilalukan semua jelas. Tidak ada lagi pegawai yang bingung dengan apa yang harus dikerjakan. Dan yang rajin tentu akan mendapatkan lebih dibandingbyang malas-malasan,"jelasnya.
Ditambahkannya bahwa Anjab dan ABK ini untuk menjamin objektivitas, transparansi, dan kesesuaian antara tuntutan tugas dalam jabatan dengan pegawai yang akan menduduki jabatan tersebut. Kemudian untuk mewujudkan jumlah dan kualitas ASN yang sesuai dengan kebutuhan serta menjamin distribusi ASN yang profesional.
"Setiap ASB terntu kita harapkan dapat mencapai target kinerja yang telah ditentukan berdasarkan kelas jabatan yang ditempati,"pungkasnya.
Uji petik ini akan berlangsung per bidang dikarenakan kondisi pandemi saat ini, dan untuk yang pertama uji petik dilakukan untuk Skretariat dengan dihadiri pula oleh Kasubbag Keuangan, Hastuti Parianty dan Kasubbag Pernecanaan Program Budi Mulatman(rdi)