WIRAUSAHA MUDA HARUS BERSUMBANGSIH PADA PERTUMBUHAN EKONOMI KALTIM

SAMARINDA-Setelah berlangsung sejak Rabu lalu, Bimbingan Teknis Wirausaha Muda mengenalkan produk/jasa melalui digital marketing, resmi ditutup Jumat (11/9/2020) oleh Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kaltim, H Muhammad Syirajudin.
Pria yang akrab disapa Iyad ini mengatakan bahwa kegiatan ini memfokuskan menambah pengetahuan para wirausaha muda tentang bagaimana meningkatkan manajemen pemasaran disaat pendemi Covid-19 dengan memanfaatkan kemajuan dibidang teknologi.
Oleh karenanya, Iyad berharap jangan sampai pelatihan ini hanya sebatas pelatihan.
“Para peserta bimtek yang merupakan wirausaha muda dari 9 Kabupaten dan Kota di Kaltim ini saya harapkan agar dapat mempraktekkan ilmu yang sudah didapat pada usahanya masing-masing, dan tentu dengan harapan juga dapat menambah nilai ekonomi yang secara langsung bersumbangsih pada pertumbuhan ekonomi di Kaltim”harapnya dalam acara oenutupan yang dilangsungkan di Ballroom Hotel Harris Samarinda.
Kepada bidang terkait yakni Bidang Pengembangan Pemuda agar pelatihan sejenis dapat kembali ditingkatkan sebagai perwujudan visi dan misi Gubernur Kaltim khususnya di misi pertama Berdaulat dalam Pembangunan Sumber Daya Manusia yang Berakhlak Mulia dan Berdaya Saing, terutama Perempuan, Pemuda dan Penyandang Disabilitas.
"Pelatihan seperti ini ke depan saya harapkan dapat kembali dilaksankan mengingat masih banyak wirausaha muda Kaltim yang perlu meningkatkan ilmu pengetahuannya melalui bimtek ataupun pelatihan yang bermanfaat untuk memajukan usaha mereka,"pesannya.
Dari narasumber, Iyad menyampaikan mendapat masukan bahwa di era imdustri 4.0 yang menitikberatkan pada digitalisasi, bgaimana memanfaatkan hal tersebut sebagai manager atau pengusaha untuk bisa berkolaborasi dengan orang lain agar usaha yang digeluti maju dan berkembang kemudian produknya mempunyai daya tarik untuk dipasarkan kepada masyarakat.
Flora Irawati, peserta dari Kabupaten Kutai Timur mengaku bersyukur bisa terpilih menjadi salah satu peserta bimtek.
"Alhamdulillah, mendapat ilmu yang luar biasa dari para narasumber yang luar biasa juga. Semoga apa yang kami dapat ini membawa kemajuan bagi daerah masing-masing, bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional,"harapnya.
Dirinya pun berharap agar Dispora Kaltim dapat terus mengadakan pelatihan dan bimtek agar dapat diikuti oleh teman-teman mereka yang lain.
"Jhon F. Kennedy berkata jangan tanyakan apa yg negara berikan padamu, tetapi tanyakanlah apa yang bisa kamu berikan bagi negara, mari pemuda Kaltim berkarya bersama untuk nusa bangsa,"pungkasnya.
Sebagaimana diketahui dalam pelatihan yang berlangsung 3 (tiga) hari tersebut, Dispora Kaltim mendatangkan sejumlah narasumber ahli di bidangnya yakni M Adib Fikri owner PT Pelatih Indonesia yang memiliki beberapa usaha di bidang Pertanian, Perkebunan, TV Pertanian, Perencana Keuangan, Rumah Sains, Restoran, Homestay, dan Hotel.
Kemudian Lukman Ahmad Hidayat yang merupakan Online Business Coach Smartindo Training Center.
Dan terakhir Utary Octavianty, wanita asal Kota Balikpapan yang sukses membuat aplikasi Aruna.id, dimana melalui aplikasi ini, nelayan dapat menjual komoditas laut tangkapannya dengan harga yang sesuai pasaran. (rdi)